Choose Language
id us

Rekomendasi Bappenas untuk Pembangunan Sumatera Utara

April 6th, 2021 7:37 pm


Tahun 2022 menjadi tahun kunci bagi Indonesia untuk terbebas dari tekanan pandemi Covid-19, salah satunya melalui vaksinasi sebagai upaya pemulihan ekonomi nasional. “Indonesia harus melakukan transformasi ekonomi dengan secara perlahan terlepas dari ketergantungan sumber daya alam yang selama ini telah menjadi penopang utama struktur perekonomian kita. Transformasi ekonomi dalam jangka menengah dan panjang harus dilakukan dari sekarang,” tegas Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan Provinsi (Musrenbangprov) Sumatera Utara secara virtual, Selasa (6/4).

Musrenbangprov merupakan rangkaian dari proses penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2022 yang mengusung tema "Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Struktural. “Saat ini kami masih berproses menjalankan peran kami sebagai Clearing House untuk menyusun Major Project secara nasional untuk 2022, termasuk yang berlokasi di Provinsi Sumatera Utara. Tentunya dengan memperhatikan aspirasi dari Gubernur dan mengacu daftar Major Project dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 yang berlokasi di Sumatera Utara,” tutur Menteri Suharso.

Kementerian PPN/Bappenas menaikkan sasaran pertumbuhan ekonomi Provinsi Sumatera Utara tahun 2022 pada kisaran 5,6-6,0 persen, lebih tinggi dari usulan pada Rakortekrenbang sebelumnya, yaitu 5,0 – 5,4 persen. Menteri Suharso menyebutkan, Provinsi Sumatera Utara memiliki potensi besar untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi 2022 melalui peningkatan ekspor CPO serta investasi infrastruktur Kawasan Industri Sei Mangke. Sementara itu, ekonomi Provinsi Sumatera Utara pada 2021 diperkirakan tumbuh sekitar 5,4 persen. Sedangkan sasaran tingkat kemiskinan yang disepakati sekitar 7,8 – 8,4 persen dan sasaran tingkat pengangguran terbuka pada kisaran 6,05 – 6,67 persen. 

Kementerian PPN/Bappenas mengusulkan lima rekomendasi untuk menjawab isu strategis pembangunan di Provinsi Sumatera Utara, antara lain meningkatkan kualitas dan daya saing sumber daya manusia, meningkatkan infrastruktur layanan dasar dan infrastruktur digital untuk pemerataan pembangunan, meningkatkan infrastruktur pendukung sektor industri dan pariwisata, mendorong inovasi sektor pariwisata dan UMKM, serta mengoptimalkan produktivitas dan meningkatkan nilai tambah sektor pertanian.

Diharapkan kelima rekomendasi tersebut dapat menjawab tantangan pembangunan di Provinsi Sumatera Utara, khususnya terkait pengembangan tiga Kawasan strategis Kawasan Ekonomi Khusus Sei Mangke, Kawasan Industri Kuala Tanjung, dan Destinasi Pariwisata Prioritas Danau Toba. “Dalam kesempatan ini, saya juga mengajak rekan-rekan semua, khususnya jajaran Pemerintah Provinsi Sumatera Utara maupun pemerintah kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Utara untuk lebih optimis terhadap masa depan pembangunan daerah yang sama-sama kita rencanakan,” pungkas Menteri Suharso.

458

Berita Terkait

Comments

Tinggalkan Komentar


(Email anda tidak akan dilihat oleh publik)


Captcha Code

Click the image to see another captcha.

Peta Situs | Beranda | FAQs | Kontak Kami

Situs ini dibangun dengan tampilan adaptif yang otomatis menyesuaikan bila anda menggunakan perangkat mobile

Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/
Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS)
Jalan Taman Suropati No.2 Jakarta 10310,
Telp. 021 3193 6207 Fax 021 3145 374

 
Copyright © 2021 Kementerian PPN / Bappenas
All Rights Reserved
//