Choose Language
id us

Bappenas Dorong Penguatan Ekosistem Riset Dalam Negeri

May 18th, 2021 5:56 pm


Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa berdialog bersama Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Laksana Tri Handoko untuk memantapkan organisasi, program, kegiatan, dan anggaran BRIN, Selasa (18/5). Penguatan BRIN ini dapat menumbuhkan ekosistem riset di Indonesia lebih baik, terlebih dengan beralihnya anggaran R&D dari kementerian/lembaga ke BRIN. “Riset mestinya mendukung atau menjadi basis pembuat kebijakan. Induktif dari lapangan menjadi evidence based policy,” ucap Menteri Suharso.

Menteri Suharso menekankan pentingnya isu apa saja yang perlu diteliti BRIN. Beberapa isu yang direkomendasikan Menteri Suharso adalah sektor energi dan food loss and waste. Menteri Suharso juga berharap BRIN dapat menjadi lembaga penentu teknologi apa yang perlu dikembangkan di Indonesia, hingga teknologi apa saja yang harus diadaptasi dari luar untuk dipelajari di dalam negeri, termasuk dalam hal menentukan TKDN, sehingga dapat mendorong pengembangan produk asal Indonesia. “BRIN mestinya bisa berikan rekomendasi barang yang hanya boleh dibeli di Indonesia apa saja, TKDN apa. Jadi pusat pasar di Indonesia tidak hancur karena masuknya produk dari luar. Dengan dorongan dari BRIN ini, Indonesia bisa masuk dengan cepat ke dalam global supply chain,” ucap Menteri Suharso.

Sesuai arahan Presiden RI Joko Widodo, BRIN diminta untuk meningkatkan ekonomi dari R&D yang mendukung ekonomi hijau dan biru. “Kami diminta untuk fokus ke riset yang mendukung green dan blue economy yang berbasis SDM lokal dan keanekaragaman hayati dan laut,” ujar Kepala BRIN Handoko. BRIN juga menjadi fasilitator dan enabler agar sektor industri bisa mengembangkan R&D tanpa mengeluarkan banyak biaya. “Riset kadang high cost high risk dengan hasil yang belum tentu berhasil. Di sinilah peran pemerintah melalui BRIN agar sektor industri bisa masuk R&D dengan biaya minimal,” imbuh beliau.

BRIN juga diharapkan mengembangkan sektor IPTEK yang menjadi tujuan investasi serta kapasitas dan infrastruktur penelitian yang sudah ada di Indonesia. Handoko berharap BRIN dapat menjadi platform bagi SDM yang sudah belajar di luar negeri untuk kembali dan mengembangkan teknologi di dalam negeri. Dengan demikian, pengetahuan yang didapat dari luar negeri dapat disalurkan kepada pelajar di Indonesia. “Saya yakin ini bisa menjadi platform talenta unggul yang nanti bisa kita redistribusi ke kampus setelah cukup matang dan sudah melewati masa golden age risetnya,” tutup Handoko.

177

Berita Terkait

Comments

Tinggalkan Komentar


(Email anda tidak akan dilihat oleh publik)


Captcha Code

Click the image to see another captcha.

Peta Situs | Beranda | FAQs | Kontak Kami

Situs ini dibangun dengan tampilan adaptif yang otomatis menyesuaikan bila anda menggunakan perangkat mobile

Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/
Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS)
Jalan Taman Suropati No.2 Jakarta 10310,
Telp. 021 3193 6207 Fax 021 3145 374

 
Copyright © 2021 Kementerian PPN / Bappenas
All Rights Reserved
//